Archive for October, 2005

maafinYA…

Monday, October 31st, 2005

18_copy1

Hari ini…hari terakhir kerja di kantor sebelum kita (kiiiita???) libur selama satu minggu untuk merayakan lebaran. Dalam keadaan yang nggak begitu sehat, semalem gue demam, tadi pagi males banget tuk bangun sahur, dan sekarang di ruang yang dingin ini, tangan gue gemetar untuk menulis sebuah sms. Jalanan di Jakarta sudah mulai sepi dari antrian-antrian sebelum lampu merah. Tapi mengapa hari ini masih saja gue masuk ke kantor??? (ya….namanya juga pegawai baru yang belum dapet jatah cuti do!)

Malem ini…malem terakhir untuk gue pergi tarawih (insya Allah). Sedih nggak sih lo? Ko gue gak sedih ya? Tapi juga nggak senang. Akan kepergian Ramadhan dan tibanya Syawal. Apakah ini menunjukkan kualitas iman gue?

Sempet kepikiran nggak, kalo ibadah2 yang udah kita lakukan selama ini bakal diterima ama Allah? Terus…kalo kesalahan yang udah kita perbuat terhadap orang lain gimana? Apakah mereka udah memaafkan kesalahan kita?

Nah lewat blog ini, gue mo minta maaf nih. Untuk yang baca blog ini, semua orang, temen, sahabat, saudara, sepupu, keponakan (wah kayanya nggak mungkin deh), mohon maafkan semua kesalahan gue (Edo Aprianto) ya, kadang kalo berucap ada yang menyakitkan hati, kadang kalo becanda suka keterlaluan, kadang kalo bertindak suka asal, dan kadang kalo masak suka kurang garam, hehehe….. Sampaikan juga ke orang yang kenal gue tapi nggak baca blog ini ya! Please….

MINAL AIDIN WAL FAIZIN

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Untuk yang pulang kampung, ati2 di jalan ya!

renungan (BACA DEH!)

Thursday, October 27th, 2005

15_74_23_web

Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarakatuh

semoga bermanfaat…saudaraku

Betapa besarnya nilai uang kertas
senilai Rp.100.000, apabila dibawa ke masjid
untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau
dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima
belas menit namun betapa singkatnya kalau
kita melihat film.

betapa sulitnya untuk mencari kata-kata
ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya
kalau mengobrol atau bergosip dengan teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan
basketball diperpanjang waktunya ekstra namun
kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih
lama sedikit daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar
Al-qur’an betapa mudahnya membaca 100
halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan
dalam pertandingan atau konser namun
lebih senang duduk di bangku paling belakang di
masjid

Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi
memuaskan nafsu birahi semata, namun
alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama
30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu
untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya
menyesuaikan waktu dalam sekejap pada
saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang
terkandung di dalam al qur’an; namun
betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip
yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa
yang dikatakan oleh koran namun betapa kita
meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci.

Betapa setiap orang ingin masuk sorga
seandainya tidak perlu untuk percaya atau
berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau
berbuat apa-apa.

Betapa kita dapat menyebarkan seribu
lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya
dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada
mail yang isinya tentang Kerajaan Allah betapa
seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya
dan mensharingkannya, serta langsung klik pada
icon
DELETE.

ANDA TERTAWA …? atau ANDA BERPIKIR-
PIKIR…?

Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarakatuh

Sunday, October 16th, 2005

Nature
Tombo Ati

Tombo ati iku limo perkarane
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe

Salah sawijine sopo bisa ngelakoni
Mugi-mugi gusti Allah nyembadani

Obat hati ada lima perkaranya
Yang pertama baca Quran dan maknanya
Yang kedua sholat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima dzikir malam perbanyaklah

Salahsatunya siapa bisa menjalani
Moga-moga Gusti Allah mencukupi

semalamBERSAMAdedi

Wednesday, October 12th, 2005

Kamis, 13 Oktober 2005

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Wahhh dah lama banget gak ngapdet nih blog. Kaya anget-anget “___” ayam (Sensor ceritanya) aja, baru2 bikin blog postingnya rajin, tapi sekarang2 udah males.

Sekarang kan bulan Ramadhan nih, Gue mo ngucapin Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan! Semoga di bulan Ramadhan ini kita mendapatkan rahmat-NYA, ampunan-NYA, dan dibebaskan dari api neraka.

Sabtu kemaren 8 Oktober 2005, gue ama temen2 BEM FMIPA kumpul. Kita buka shaum bareng gitu, di kampus lagi, tepatnya di BIO 3. Tapi sayang, yang dateng gak sesuai yang diharapkan, gak banyak gitu, yang dateng 37 semua + Ananto. Ya biasalah, kalo udah kumpul2 gitu, pasti gak lepas dari becanda, apalagi ada Dedi (jadul) tuh. Walhasil kita kumpul ampe jam 10 malem.

Nah temen2 yang lain pulang ke jakarta bareng mobilnya Benny. Sedangkan gue ama Dedi bingung mo balik ke jakarta apa nggak??? Yang pasti sih kita gak bakalan balik malam itu, karena kita berdua bawa motor ke bogor. Akhirnya kita memutuskan untuk nginep di bogor. Di sini lah masalah timbul, Kita mo nginep di mana? mana udah malem lagi.

Hehehe…akhirnya gue memutuskan untuk tidur di Masjid Nurul Hikmah, itu lho masjid di Jl. Cirahayu, Cidangiang, deket kostnya Kiki Bio 37. Sebelum tidur, kita ngabisin makanan dari buka shaum tadi (lumayan lah…). Ya udah di situ kita cerita2 dulu, gue mancing Dedi untuk cerita ttg “&$&%#^#)>”, dasar tuh anak gampang banget kepancingnya, tapi gak Dedi aja ko’, gue juga akhirnya cerita2. Kita jadi saling tau masalah pribadi masing2… Uhhh sedihnya……..

“…..TENANG AJA DED, PASTI ADA JALAN YANG TERBAIK UNTUK KITA BERDUA!!!…”

Eh pas jam 12 tepat, Pak RT dateng, nah spontan gue dan Dedi kaget ada yang buka pintu gitu. Eh ternyata Pak RT mo shalat malem, ya udah gue sekalian minta izin untuk bermalam di masjid. Trus kita tidur deh……

mobile phone yang ada di tangan gue bergetar, dan itu tandanya udah jam 02:00, dan berarti kita harus bangun untuk siap2 cari makanan buat sahur, Setelah makan di warung AMPERA, kita kembali ke masjid untuk shalat subuh dan tidur lagi, hehehe….

“Ded…Ded…bangun Ded….., gue mandi duluan ya…??” Saat mandi di WC masjid di bawah jadi inget masa2 kost ketika WC di kost mampet, Okta pasti pupy di sini, iiiihhhh……

Sebelum pulang ke jakarta, ada satu tugas lagi setelah kegiatan semalem. Mulangin tikernya Dini yang ada di kostnya Fitri, hehehe….kerja kerasa nih Ded.

==================

Tapi setelah seharian bersama Dedi hari itu, gue merasa masih punya teman, sahabat, saudara yang ada di deket gue, coz setelah masa kuliah berakhir, gue sempet merasa kehilangan mereka.

SAMPAI JUMPA LAGI YA DED